Angka Positif Covid-19 di Sumbar 96 Orang, Payakumbuh Pacah Talua

Positif Covid-19
Data Positif Covid-19 Sumbar

Beritanda1 –Jumlah angka positif Covid-19 di Sumbar bertambah 10 orang. Dengan demikian jumlah warga sumbar yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan update terakhir pukul 15.00 Wib, Jum’at (20/04/2020) berjumlah sebanyak 96 orang.

 

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal menyebutkan, dari hari ke hari pertambahan masyarakat positif terinfeksi covid-19 di berbagai daerah Sumatera Barat semakin meningkat.

Jika kemaren pertambahan hanya 5 orang, maka hari ini berdasarkan hasil swab tim laboratorium Fakultas kedokteran UNAND yang dipimpin dr. Andani Eka Putra, Sp. Mikro terjadi penambahan kasus positif sebanyak 10 orang lagi.

“Penyumbang terbanyak masih dari kota Padang sebanyak 6 orang, Pesisir Selatan 2 orang, Kepulauan Mentawai 1 orang dan untuk pertama kali dari Kota Payakumbuah 1 orang,” kata Jasman.

Sebaran warga positif Covid-19 tersebut terdiri dari Untuk kota Padang adalah Wanita 61 tahun, ibu Rumah Tangga, Pagambiran, terinfeksi karena kontak dengan warga positif sebelumnya. Sekarang isolasi mandiri di rumah dibawah pengawasan RS SPH Padang. Kemudian Pria 30 tahun, warga Aia Dingin Padang, tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan pasien positif sebelumnya. Sekarang di karantina di Bapelkes Prov Sumbar.

Selain itu, ada Pria 60 tahun, warga Tarandam Padang, Pedagang. Terinfeksi di Pasar Raya Padang. Sekarang di rawat di RSUP M Jamil Padang. Wanita 54 th, warga Tanah Sirah Kota Padang, Ibu Rumah Tangga. Terpapar dari anaknya yang baru pulang dari Jakarta. “Sekarang isolasi mandiri di rumahnya,” bebernya.

Kemudian Pria 8 th. Warga Pagambiran, Pelajar. Terinfeksi dari warga yang sebelumnya juga telah positif terinfeksi di Pagambiran. Sekarang isolasi mandiri di rumah dan satu orang lagi Wanita 28 th, petugas kesehatan, isolasi mandiri di rumahnya.

Sementara itu dari Pesisir Selatan sebanyak 2 orang, terdiri dari Wanita 40 th, warga Tarusan, tenaga kesehatan. Terinfeksi karena kontak dengan pasien sebelumnya yang telah dinyatakan positif. Sekarang diisolasi di Rusunawa Painan. Wanita 36 th, tenaga kesehatan, Tarusan Pessel. Terinfeksi dari pasien sebelumnya yang juga telah positif. Sekarang diisolasi di Rusunawa Painan.

BACA JUGA:  Pembacaan Tuntutan Pengrusakan Mangrove Mandeh Ditunda, FMPL dan AMPLH Datangi PN Padang

Hari ini Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapatkan tambahan warga positif terinfeksi covid-19. Artinya telah 2 (dua) orang warga Mentawai positif terinfeksi. Warga Sipora Selatan, mahasiswi 19 tahun. Terinfeksi karena kontak dengan pasien Mentawai sebelumnya yang juga telah positif terinfeksi. Sekarang di rawat di RSUD Mentawai.

Selain itu, Kota Payokumbuah juga “pacah talua” dengan  mencatatkan kasus pertama warganya positif terinfeksi covid-19. Pria 59 tahun, pedagang. Diduga terinfeksi karena pulang dari urusan dagangnya di Pasar Aua Kuniang Bukittinggi.  Sekarang dirawat di RS Achmad Mochtar Bukittinggi.

Disamping itu, pasien yang dinyatakan sembuh tanggal 24 April 2020 bertambah 1 (satu) orang lagi dari Kota Padang. Wanita 78 tahun dan sekarang telah kembali berkumpul dengan keluarganya di Bunguih Taluak Kabuang. “Juga dilaporkan, bahwa ada 1 (satu) orang pasien RSUD Rasyidin Kota Padang Wanita 62 tahun meninggal dunia tanggal 24 April 2020 pada pukul 06.15 WIB, warga Simpang Haru Kota Padang,” terangnya.

Dengan demikian total yang positif terinfeksi covid-19 di Sumatera Barat sampai hari ini adalah 96 orang. Dari 96 orang tersebut, 17 orang sembuh, 10 orang meninggal dunia, 24 orang dirawat di berbagai rumah sakit dan 40 orang isolasi mandiri di rumah dan 5 orang di Bapelkes Provinsi Sumbar di Padang.

Berikut rincian perkembangan Covid-19 di Sumbar yang datanya kami himpun dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas kabupaten kota se Sumatera Barat, Jumat, 24 April 2020, pukul 15.00 WIB.

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 7.312 orang.Proses pemantauan 533 orang. Selesai Pemantauan 6.779 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 300 orang. Dari 300 PDP tersebut, 44 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil laboratorium.

BACA JUGA:  Jam Malam di Kota Solok, Warga Masih Keluyuran

Dinyatakan negatif terinfeksi covid-19 sebanyak 242 orang dan isolasi diri di rumah 14 orang.

Sementara rincian pasien positif terinfeksi Covid-19 berdasarkan Rumah Sakit sebagai berikut:

M Jamil Padang

Dirawat 11 orang.

Isolasi dirumah 9 orang.

Sembuh 8 orang.

Meninggal dunia 5 orang.

Total 33 orang

RS Ahmad Mochtar Bikittinggi

Dirawat 2 orang

Isolasi dirumah 3 orang

Sembuh 4 orang

Meninggal dunia 0 orang

Total 9 orang

RS Semen Padang Hospital

Dirawat 5 orang

Isolasi di rumah 0 orang

Sembuh 0 orang

Meninggal dunia 1 orang

Total 6 orang

RSUD Pariaman

Dirawat 0 orang

Isolasi dirumah 1 orang

Isolasi di Bapelkes 1 orang

Sembuh 0 orang

Meninggal dunia 0 orang

Total 2 orang

RSUD M Zein Painan

Dirawat 1 orang

Isolasi di Rusunawa 7 orang

Sembuh 0 orang

Meninggal dunia 0 orang

Total 8 orang

RS Bhayangkara

Dirawat 1 orang

Isolasi dirumah 0 orang

Sembuh 1 orang

Meninggal dunia 0 orang

Total 2 orang

RSUD Kep Mentawai

Dirawat 2 orang

Isolasi dirumah 0 orang

Sembuh 0 orang

Meninggal dunia 0 orang

Total 2 orang

RS Yos Sudarso

Dirawat 0 orang

Isolasi dirumah 0 orang

Sembuh 0 orang

Meninggal dunia 1 orang

Total 1 orang

Universitas Andalas

Dirawat 2 orang

Isolasi dirumah 1 orang

Sembuh 1 orang

Meninggal dunia 2 orang

Total 6 orang

RSUD Sungai Dareh

Dirawat 0 orang

Isolasi dirumah 2 orang

Sembuh 0 orang

Meninggal dunia 0 orang

Total 2 orang

RSUD Lubuak Sikapiang

Dirawat 0 orang

Isolasi dirumah 1 orang

Sembuh 0 orang

Meninggal dunia 0 orang

Total 1 orang

RSUD Rasyidin Padang

Dirawat 0 orang

Isolasi dirumah 1 orang

Sembuh 0 orang

Meninggal dunia 1 orang

Total 2 orang

 

Sementara Pasien Positif covid-19 yang isolasi mandiri di rumah yang bukan pasien dari salah satu RS Rujukan total 21 orang, isolasi mandiri di rumah 15 orang, di Bapelkes 3 orang dan telah dinyatakan sembuh sebanyak 3 orang.

Dari tim pemantau perbatasan, didapat data bahwa sampai kemaren 23 April 2020, pendatang yang telah masuk ke Sumbar melalui 10 (sepuluh) pintu masuk dari tanggal 31 Maret 2020, telah mencapai jumlah 117.352 orang, rata-rata 4.694 orang perhari.

BACA JUGA:  Keren, Tim Basket Putri Sumbar Amankan Tiket ke Dua Lolos PON Papua 2020

Dari tim karantina Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, di dapat laporan sebagai berikut:

Pada hari ini sebanyak 72 PPT dari Malaysia  dikarantina dipusat karantina provinsi Sumbar di asrama PPSDM Baso.

Total warga yang telah karantina sampai hari ini adalah 227 orang.  Dengan rincian 104 orang masih di tempat karantina dan 123 lagi telah selesai pengkarantinaannya.

Rincian warga yang masih di karantina  adalah sebagai berikut:

  1. ODP sebanyak 12 orang
  2. PPT sebanyak 78 orang
  3. OD -CPR sebanyak 14 orang.

Warga karantina  per lokasi:

  1. Bapelkes Gunung Pangilun, 14 PDP ringabmn atau terinfeksi ringan
  2. BLK Padang Panjang, 5 orang, status 3 ODP dan 2 PPT
  3. BPP Banda Buek, 9 orang ODP
  4. PPSDM Baso, 75 orang PPT dan 1 orang ODP.
  5. Tempat karantina lainnya masih kosong.

Kepada Pemkab dan Pemko yang akan mengirim calon warga/pasien ke pusat karantina agar membuat surat pengantar dan status hasil observasi awal dari petugas kesehatan kab/kota, sehingga jelas status orang yang dikirim, apakah PPT atau ODP.

“Pemprov Sumbar terus mengimbau, agar Gugus Tugas Kabupaten dan Kota bisa lebih mengefektifkan isolasi di karantina daripada isolasi di rumah, khususnya bagi masyarakat kita yang memiliki keterbatasan dalam proses isolasi di rumahnya atau dengan adanya beberapa peristiwa penolakan dari masyarakat,” tutup Jasman.

Redaksi

 

Facebook Comments

loading...