Akses Terputus Longsor, Seribuan Masyarakat di Solok Terisolasi

317

AROSUKA–Bencana longsor kembali terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Solok. Akibatnya sekitar 1300 jiwa warga nagari Aia Luo kec. Payung Sekaki dan 250 jiwa warga Tanjung Balik Sumiso kec. Tigo Lurah, terisolasi. Jalan yang menjadi akses utama ke wilayah itu terputus total akibat tertimbun longsoran bukit, Rabu (19/2).

Kepala pelaksana BPBD Kab. Solok Armen AP mengungkapkan, setidaknya ada 3 lokasi titik longsor yang membuat akses jalan terputus total. ” Yang baru selesai dikerjakan baru jalan Sirukam-Supayang. Pengerjaannya dibantu oleh alat berat PT Arpex,” terangnya, Rabu (19/2) malam.

Sementara itu, jalan Aia Luo menuju Nagari Sirukam kec. Payung sekaki masih terputus total. ” Ada longsoran bukit di sisi jalan berisi material tanah dan batu. Kejadiannya jam 15.00 sore tadi. Kami sudah koordinasi dengan dinas PUPR untuk mendatangkan alat berat ke lokasi tersebut,” kata Armen.

Selain itu, kata Armen, longsor juga membuat akses jalan yang menjadi penghubung ke jorong Lubuk rasam Nagari Surian Kec. Pantai Cermin terputus, karena jembatan yang menjadi penghubung satu-satunya ke daerah itu roboh. “ Ada sekitar 75 Kepala keluarga dengan 100 jiwa lebih, kini masih terisolasi di sana,” terangnya.

Mengatasi itu, pihaknya bersama Satgas Penanggulangan Bencana (Forkopimcam, TRC Puskesmas Surian dan Pemerintah Nagari) turun ke lokasi untuk memetakan kondisi dilapangan, untuk melakukan tindakan darurat sementara kedepannya. “Kami masih terus berkoordinasi dengan satgas di sana untuk mengambil tindakan berikutnya,” ungkap Armen

BACA JUGA:  Rasakan Sensasi Wisata, Wabup Solok Optimis Potensi Taluak Dalam Sangat Menjanjikan

Reporter: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...