Akibat Kabut Asap Kualitas Udara Memburuk di Sijunjung, BPBD Bagi-Bagi Masker

SIJUNJUNG— Bencana kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Sijunjung beberapa hari terakhir semakin parah saja. Kondisi kabut asap terlihat semakin pekat dengan warna menguning. Bahkan pada waktu tertentu jarak pandang di daerah lansek manih tersebut hanya berkisar 200-300 meter saja.

Nurhasman (55), salah seorang warga Muaro Sijunjung mengatakan, kabut asap tebal yang disertai dengan embun membuat jarak pandang sangat terbatas terutama pada pagi hari. “Kabut asap ini semakin hari semakin tebal dan dikala pagi hari disertai dengan embun, sehingga jarak pandang sangat terbatas dan membuat sesak napas, bahkan warna langit lama kelamaan menjadi menguning dan menggangu konsentrasi mata ” katanya, Jumat (20/10).

Nurhasman juga menuturkan, kabut asap yang sudah beberapa trakhir ini menyelimuti kabupaten sijunjung, sudah menimbulkan effect kesehatan yang kurang baik. Seperti contohnya warga mengalami batuk-batuk, hidung perih serta gangguan kesehatan pada mata dan sesak pada pernafasan.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung Hardiwan SP mengatakan bahwa saat ini kabut asap yang melanda Kabupaten Sijunjung memang semakin menebal di beberapa wilayah di Kabupaten Sijunjung dampak dari kebakaran lahan di Pulau Sumatera, sehingga membuat warna langit menjadi menguning, seolah-olah akan terjadi hujan.

“Asap hari ini kembali menebal, warga kita himbau kembali untuk menggunakan masker saat bepergian keluar rumah, serta mengurangi kegiatan diluar rumah yang dirasa tidak penting, “ ujar Hardiwan.

Hardiwan menambahkan, untuk antisipasi dampak Kabut asap, pihaknya bekerjasama dengan pihak terkait lainnya terus berupaya membagikan masker kepada seluruh warga masyarakat serta pengguna jalan dengan semakin menebalnya kabut asap yang melanda kabupaten Sijunjung.
“Kalau kita lihat, asap yang sampai di wilayah Sijunjung merupakan dampak dari kebakaran di wilayah Riau, jika akan terus berlanjut, kita akan berupaya dengan pihak terkait lainnya agar setiap warga Sijunjung mendapatkan masker,” kata Hardiwan.

BACA JUGA:  Derita Leukimia, Anak Petani di Solok Ini Butuh Bantuan Dermawan

Hardiwan kembali menghimbau dan mengingatkan warga kabupaten Sijunjung agar menggunakan masker saat bepergian ataupun melakukan kegiatan di luar rumah, sebab saat ini kabut asap tersebut terdeteksi sangat tidak sehat untuk dihirup dan saat ini juga phak terkait sedang melakukan penelitian serta pemerintah daerah saat ini beum mengeluarkan status tanggap darurat asap.

Sementara itu, dari informasi yang diperoleh, bagi-bagi masker tidak hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan BPBD saja, petugas Kepolisian Polres Sijunjung juga turun ke jalan membagikan masker untuk pengguna jalan yang melewati Mapolres Sijunjung.

Reporter: Oghai
Editor     : Melatisan

Facebook Comments

loading...