Beranda Agama Akibat Covid-19, Keberangkatan 251 Calon Haji Payakumbuh Ke Tanah Suci Ditunda

Akibat Covid-19, Keberangkatan 251 Calon Haji Payakumbuh Ke Tanah Suci Ditunda

Covid-19
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Ramzah Husmen memberikan keterangan terkait penundaan keberangkatan jemaah haji ke tanah Suci tahun 2020 akibat Pandemi Covid-19.

Beritanda1Akibat pandemi Covid-19, sebanyak  251 orang calon haji asal Kota Payakumbuh,  Sumatera Barat batal berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan rukun islam kelima pada musim haji 2020 

 

“Semua calon haji itu sudah siap berangkat ke tanah suci, semua administrasinya sudah selesai,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Ramzah Husmen didampingi Kasi Haji dan Umrah Jufrimal di ruang kerjanya, Selasa (03/06).

Ramzah Husmen mengatakan keputusan itu setelah Video Confrance oleh Menteri Agama Fachrul Razi dengan jajaran Kemenag di masing-masing daerah. Ia mengatakan, semua calon haji sudah melakukan pelunasan Ongkos Naik Haji (ONH), paspor, latihan manasik secara mandiri, hingga suntik meningitis

Menurutnya, hanya satu tahapan lagi yang belum diselenggarakan sebelum keberangkatan, yakni pelaksanaan manasik yang dilakukan secara resmi oleh Kemenag. Ramzah menjelaskan, calon haji yang akan berangkat tahun ini bukan dibatalkan, tapi ditunda karena adanya bahaya Covid-19 atau corona virus.

Covid-19
Keberangkatan Calon Haji Indonesia Ke Tanah Suci Jelang Pandemi Covid-19

Lantaran itu, pihaknya meminta, semua calon haji yang ditunda jadwal pemberangkatannya untuk bersabar, karena penundaan teraebut untuk semuanya bukan hanya bagi calon haji Kota Payakumbuh.

“Kami minta calon haji yang ditunda pemberangkatannya untuk bersabar, mungkin ini ada hikmahnya. Barangkali kalo tetap diselenggarakan akan ada dampak yang lebih besar lagi,” kata dia.

Ia menambahkan, kepastian penundaan keberangkatan itu sudah disampaikan kepada calon haji, baik itu KUA di masing-masing kecamatan, diumumkan di masjid, hingga lewar whatsapp grup calon haji.

Sebelumnya Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi memastikan bahwa penundaan keberangkatan calon jamaah haji pada tahun 1441 Hijriyah/ 2020 Masehi diambil karena pemerintah harus mengutamakan keselamatan jamaah di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang belum selesai.

BACA JUGA:  Usai Dilantik, PWI Pessel Sukses Helat UKW Perdana

Menurutnya, sesuai amanat undang-undang (UU), persyaratan melaksanakan ibadah haji selain mampu secara ekonomi dan fisik, juga harus memperhatikan kesehatan, keselamatan, dan keamanan jamaah haji harus dijamin serta diutamakan. Artinya harus dijamin keselamatan dan keamanan jamaah sejak dari embarkasi atau debarkasi, dalam perjalanan, dan saat di Arab Saudi.

Selain itu, keputusan tersebut diambil karena hingga saat ini Arab Saudi belum membuka akses layanan penyelenggaraan ibadah haji 2020.

Reporter: Diko Rahmad

Editor: Malin Marajo

Artikel sebelumyaSyafrizal : Bantuan APD Dari Mandalay Grup Bakal Datang Lagi
Artikel berikutnyaMulai Hari Ini, SPH Buka Layanan Test Swab Drive Thru