6 Warga Payakumbuh Positif Covid-19 dari Klaster Pasar, Pemko Akan Tutup Pasar Pusat

Payakumbuh

Beritanda1 –Jumlah warga  Kota Payakumbuh yang dinyatakan positif Covid-19 kembali bertambah 2 orang. Dengan demikian, hingga Minggu (03/05), tercatat ada 6 warga Payakumbuh yang dinyatakan terinfeksi corona.

“Ada 2 penambahan kasus positif di Payakumbuh. 2 pasien baru ini masih berasal dari klaster Pasar Payakumbuh,” ujar Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Minggu (03/05/2020).

Sebelumnya, Pemko merilis seorang pedagang Pasar Payakumbuh EM terinfeksi virus corona. Kasus pertama ini dirilis pada Jumat (24/04).

Sedangkan kasus kedua di Payakumbuh adalah anak dari EM, berinisial AL, yang diumumkan positif corona pada Selasa (28/04). AL yang sehari-hari juga pedagang di pasar diketahui tanpa gejala.

Kasus positif di Payakumbuh kembali bertambah 2 orang pada Jumat (01/05). Mereka diketahui pedagang di Pasar Payakumbuh. “Jadi total warga kita yang terinfeksi corona di Payakumbuh jadi 6 orang,” ujarnya.

Menyikapi persoalan itu, Pemerintah Kota Payakumbuh bakal menutup Pasar Pusat mulai Senin (04/05). Penutupan pasar tersebut lantaran, ada 6 orang yang terinfeksi corona di kawasan tersebut.

“Mulai besok, kita menutup pasar. Rencana sampai Jumat, tapi Melihat kondisi tertentu,” ujar Sekda Kota Payakumbuh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh Rida Ananda saat konfereni pers online, Minggu (03/05).

Ia mengatakan, penutupan ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Pasar Pusat, yang sudah menjadi episentrum di Payakumbuh. Selama penutupan, kata dia, akan dilakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh sudut pasar. “Kita harapkan masyarakat memahami dengan kondisi seperti ini,” ujarnya.

Rida memastikan penutupan hanya dilakukan di Pasar Pusat. Sedangkan Pasar Tradisional Ibuh tetap buka seperti biasa. Bagi pedagang makanan dan buah di Pasar Pusat, akan dipindahkan ke parkiran Pasar Ibuh. “Mungkin yang jualan buah-buahan dipindahkan ke parkiran Pasar Ibuh. Yang pasar ibuh tidak ditutup, hanya pasar pusat saja,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kejari Solsel Musnahkan Senpi dan Peluru Bukti Kejahatan

Reporter: Dadank

Editor: Malin Marajo

Facebook Comments

loading...