184 Knalpor Racing Dimusnahkan, Sat Lantas Polres Solok Kota Temukan 830 Pelanggaran Selama Januari 2020

45
Pemusnahan alat bukti pelanggaran Lalu lintas selama januari 2020 di Mapolres Solok Kota

SOLOK KOTA— Sebanyak 184 unit  knalpot racing, yang disita akibat mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan kebisingan, yang menjadi alat bukti  pelanggaran lalu lintas di Mapolres Solok Kota di wilayah hukum Polres Solok Kota selama bulan Januari 2020 dimusnahkan di halaman Mapolres, Kamis (6/2).

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, S.I.K. Turut hadir dan menyaksikan pemusnahan barang bukti pelanggaran lalu lintas tersebut, Wakil Wali Kota Solok Reinier, Kepala Kejaksaan Negeri Solok, Kepala Dinas Perhungan Kota Solok, Ketua DPRD Kota Solok, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Ketua LKAAM Kota Solok, dan seluruh personel Polres Solok Kota.

Pemusnahan alat bukti pelanggaran Lalu lintas selama januari 2020 di Mapolres Solok Kota

“Barang bukti yang dimusnahkan, berupa klnalpot racing dan plat nomor yang tidak sesuai dengan standar yang telah diatur sesuai undang-undang. Seluruh bukti yang kita musnahkan ini adalah hasil giat rutin dari jararan Sat Lantas di lapangan terhadap para pelanggar. Yakni dari Januari 2020 sampai dengan hari ini,” beber Kapolres.

Ferry Suwandi menyebutkan, selama bulan Januari 2020, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Solok Kota memberikan 784 surat bukti pelanggaran (Tilang) kepada pengendara di wilayah hukumnya melalui operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Sat Lantas juga menyita 58 unit kendaraan bermotor roda dua (R2) dan satu unit kendaraan roda empat (R4). Sementara, dua kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil diungkap dari 4 TKP.

BACA JUGA:  Polres Pessel Bekuk Kawanan Perampok Bersenpi Asal Medan

Dari semua kasus, sebanyak 784 berkas sudah disidang dan memiliki kepastian hukum ada 784 berkas, berkas selebihnya diberikan teguran dan peringatan. “Selama sebulan lalu, yakni dari 2 Januari sampai sekarang sebanyak 618 pelanggaran untuk roda dua, 172 unit pelanggaran roda 4 dan 40 pelanggaran kendaraan jenis roda 6. Sehingga totalnya sebanyak 830 pelanggaran,” terangnya.

Semenata itu, menyikapi maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di tengah masyarakat, dan upaya pencegahannya, Kapolres Ferry berharap agar masyarakat untuk teliti saat membeli kendaraan.

“Jangan membeli kendaraan yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah, yaitu STNK dan BPKB. Karena bisa dikenakan pasal 480 KUHP sebagai penadah. Jadi, jangan sampai terjebak, jika ada seseorang yang sengaja menawarkan kendaraan tanpa berkas yang sah, meski harganya murah dan jauh dari standar harga di pasaran,” tegas Ferry.

Pemusnahan alat bukti pelanggaran Lalu lintas selama januari 2020 di Mapolres Solok Kota

Terkait itu, Wakil Wali Kota Solok Reinier, menyampaikan apresiasi kepada personel Polres Solok Kota yang telah melakukan penertiban untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyakat Kota Solok.

Reinier juga menghimbau bagi masyarakat untuk bisa memahami dan mengerti tugas dari pihak kepolisian, seluruh giat dan operasi yang mereka lakukan, tak lain adalah untuk terciptanya Kota Solok yang nyaman dan aman bagi warga. Karena hal itu sejalan dengan keinginan Pemko Solok menuju Kota Beras Serambi Madinah.

“Kita bersama masyarakat mendukung ini, dan kita berharap supaya dilanjutkan secara terus menerus. Awalnya memang aneh, tapi saya yakin jika dilakukan secara terus menerus. Maka masyarakat lama kelamaan juga akan paham,” ungkapnya.

Facebook Comments

Loading...
loading...